Doing, Learning, and Sharing

Try to be The Best

Dec
17
2009

Filter IP for Access Apache web server

To Filter IP for Access Apache Web Server, maybe U can Follow this syntac. Edit at httpd.conf

Alias /inprov/ "/www/docs/"

<Directory "/www/docs/">
#AllowOverride MultiViews Indexes
#Options none
Order allow,deny
#Allow from all
deny from 172\.16\.--> Black list IP with header 172.xx.xx.xx
Allow from 172\.36\. --> Allow access from IP with header 172.36.xx.xx
Allow from 127.0.0.1
Allow from localhost
Allow from 172.16.36.170

</Directory>

Try, and I hope this is very helpfull.

Jan
26
2009

Konfigurasi PHP pada Apache Web Server

Konfigurasi PHP Pada Apache Web Server

 

Sallam,

 

Saatnya berbagi pengalaman dan semoga bermanfaat bagi semua, mungkin bagi yang sudah jagoan ini adalah gampang dan hafal diluar kepala, namun sebaliknya mungkin juga bermanfaat bagi pemula yang sedang belajar Web dengan bahasa pemrograman PHP, dan Apache sebagai web servernya.

 

Sebelum Konfigurasi PHP dengan Apache kita lakukan, pastikan bahwa PHP dan Apache sudah terinstal di server.

Dalam hal ini PHP dan Apache yang aku gunakan adalah PHP 5.2.4 dan Apache 2.0 .

 

Untuk konfigurasi PHP dengan Apache kita mulai dengan file konfigurasi Apache 2.0, edit file httpd.conf milik apache, biasanya httpd.conf terdapat pada folder “conf\” dalam Path instalasi Apache.

Setelah di file httpd.conf terbuka, buat suatu remark yang menandakan lokasi penambahan fitur PHP dalam konfigurasi Apache, untuk memudahkannya, maka letakkan konfigurasi PHPnya pada bagian akhir dari konfigurasi apache.

Tambahkan script berikut pada file httpd.conf :

 

.[baris terakhir konfigurasi apache]

.

.

#Konfigurasi PHP

ScriptAlias /php/ "c:/php/"

AddType application/x-httpd-php .php

Action application/x-httpd-php "/php/php-cgi.exe"

 

Dalam script diatas, Path Instalasi PHP terletak pada “c:/PHP/”

 

Setelah meletakkan script diatas pada file httpd.conf, selanjutnya restart Apache Web Server, dan pastikan berjalan dengan lancar tanpa error saat restart Apache Web Servernya.

Buat file info.php pada lokasi htdocs (directory root Apache) yang isinya sebagai berikut:

 

<?

phpinfo();

?>

 

Selanjutnya open browser internet explorer, dan tuliskan alamat http://localhost/info.php

 

 

[caption id="attachment_70" align="alignnone" width="684" caption="forbidden"]forbidden[/caption]

 

Apabila muncul error seperti diatas, maka apache masih menutup akses untuk esekusi file PHP, dengan demikian kita harus merubah konfigurasi apache pada httpd.conf untuk akses file php. Berikut konfigurasi yang harus kita rubah,

 

<Directory />

    Options FollowSymLinks

    AllowOverride None

    Order deny,allow

    Deny from all

    Satisfy all

</Directory>

 

Menjadi

 

<Directory /> 

 

    Options FollowSymLinks

    AllowOverride None

    Order deny,allow

#  Deny from all

    Allow from all

    Satisfy all

</Directory>

 

Setelah merubah konfigurasi, restart Apache Web Servernya, lalu refresh web browser yang sebelumnya masih Forbidden.

 

[caption id="attachment_71" align="alignnone" width="749" caption="php version"]php version[/caption]

 

Maka akan muncul pada browser informasi tentang PHP Version 5.2.4

Dengan demikian konfigurasi PHP dengan Apache Web Server telah berhasil dilakukan.

 

Selamat Mencoba dan membuat sesuatu yang bermanfaat serta menyenangkan

 

Wasallam dan Terimakasih

 

 



Jul
31
2008

Optimize MaxClient Apache

Gak sengaja waktu iseng, baca file yang isinya corat coret eh, nemu coretan catatan untuk optimize MaxClient di Apache, dari pada kebuang sia - sia siapa tahu bermanfaat buat semua aku catet aja disini.

To The Point :) Hal yang mesti dilakukan adalah edit file httpd.h posisi file di src/include/httpd.h (klo tidak keliru :D )

Tambahakan Script dibawah ke file httpd.h

#ifndef HARD_SERVER_LIMIT
#define HARD_SERVER_LIMIT 1024
#endif

Script diatas men define maxClient yang mampu dihandle oleh Apache thread nya sampai 1024 Client, Jangan lupa untuk configure pula di httpd.conf nya untuk Client dan Child Requestnya untuk jelasnya baca dimanual apache.

Setelah ditambahkan di httpd.h langsung compile kembali apachenya untuk bisa lihat hasilnya. Untuk MaxClient apache setahu saya 1024 itu ideal, soalnya pernah pengalaman MaxCLient 2048, saat di compile muncul error. Lebih baik di buat perkiraan perbandingan tentang load server dan load web server sehingga kebutuhan yang dibutuhkan applikasi web server dapat teratasi.

Sedikit itu saja, semoga bisa bantu yang lain



Powered by WordPress