Doing, Learning, and Sharing

Try to be The Best

Oct
21
2008

umurnya lebih 100th …

Salam semuanya,

Allah swt yang Maha Agung, menciptakan manusia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan.

Umur, Jodoh dan Rejeki adalah misteri makhluk hidup ciptaaNYA, dan hanya DIA yang tahu akan segalanya.

Suatu hari aku ada tugas dinas dari kantorku ke kota Magelang, kebetulan sekarang jadi kampung halamanku karena keluargaku pindah ke sana, karena disana merawat kakekku yang sudah tua.

Waktu itu jam menunjuk +/- jam 11 siang, aku sedang duduk santai sambil kerja dan ngobrol sama driver kantor, kemudian datang tamu sambil berucap "Bu........." (memanggil ibuku) karena ibu sedang tidak ada maka aku berdiri dan menengok ke pintu masuk, ternyata yang datang adalah kakek tua penjual sapu lidi.

Kemudian aku menanyakan maksud ke datangannya, dan dia bertanya "siapa yang meninggal mas....?" Innalillahiwainnailaihirojiun, kebetulan pada hari itu, tetangga beberapa blok dari rumah ada yang meninggal. kemudian aku jawab "yang meninggal bu khodijah kek..". Saat bercakap2 dengan kakek itu, aku melihat wajah kakek terus menerus, wajah yang sudah dipenuhi keriput, dan kulit yang berwarna coklat tua, mata yang mengecil dan agak berair, serta pendengaran yang kurang baik, tapi masih berfungsi semua dan tampak sehat se umurannya.

Kemudian aku bilang ke pada kakek "Ibu juga lagi melayat ke tempat alm. Bu Khodijah pak....., trus kakek ada perlu apa yah ?(tanyaku) " Kakek itu menjawab "Lha itu.....(sambil menunjukkan jualannya sapu lidi)" Aku lalu berfikir, karena ibu gak ada dan sapu lidi dirumah masih ada dan masih bagus, maka aku jawab "Kek sapunya masih ada, jadi gak jadi beli kek....." tapi entah mengapa spontan aku mengambil uang yang ada dimeja ruang tamu, aku berikan kepada kakek itu "Kek ini buat kakek yah..... bawa aja ya kek", "Gak Usah mas...... Gak usah...." kakek itu menolak, tapi akhirnya menerima dan mulai mengangkat dagangannya, kemudian aku masuk ke rumah.

Tapi disinilah letak keharuan yang aku rasakan, ternyata kakek itu tidak lekas pergi saat setelah mengangkat dagangannya, melainkan dia melepas satu ikat sapu lidi yang dia bawa lalu di letakkan di sela - sela pot bunga, dan langsung pergi. Saat itu aku gak tahu, tapi driver kantor yang duduk dekat cendela melihat dan bilang ke aku. Spontan aku berdiri dan melihat ke pot pot tanaman, dan memang sapu lidi tadi diselipkan dianatara pot pot itu, lalu aku ambil dan kejar kakek itu sambil bawa sapu lidi untuk di kembalikan.

Namun apa yang kakek itu lakukan setelah saya bertemu kakek itu, kakek itu menolak untuk menerima kembali sapu lidi yang di kasih dan taruh di pot tanaman tadi, "Tidak mas ini buat mas aja...... (berkali) " yang kulakukan adalah kagum, takjub dan akhirnya aku terima sapu lidi itu.

Sambil jalan pulang, aku cuman berfikir. Betapa hebatnya kakek itu dan yang membuatku haru adalah walaupun dia sudah Tua, dia tidak mau dianggap orang yang suka meminta - minta, kakek itu masih merasa mampu mencari rejeki nya sendiri dan tampak dalam rautan wajah tuaNya adalah penuh dengan rasa Syukur atas karunia yang diberikan oleh Yang Kuasa Allah swt.

Tak lama Ibu pulang, dan kuceritakan kejadian tadi, dan ternyata Ibu bilang klo Kakek itu pernah datang dan menawarkan sapu lidinya, dan kata Ibu bahwa umur kakek itu +/- 120th, dan kakek itu masih kuat ingatannya. bahkan kakek cerita bahwa keluarganya sudah banyak yang meninggal dunia, istri, anak, cucunya.

Tidak berniat sombong atau apapun atas cerita diatas, karena memang begitu kejadiannya. Semoha Allah swt melimpahkan rahmat, taufik ,dan hidayahnya dan selamat dunia dan akhirat atas kakek itu dan diberikan segala kemudahan - kemudahan atasnya.

Semoga kita yang masih muda, sehat, kuat, dan kemudahan dalam rejeki agar selalu ingat pada NYA, lebih banyak Bersyukur, dan Ikhlas :-)

Wasallam

Leave a Reply

Powered by WordPress